Makam Ne' Anjo: Jejak Abadi Sang Perintis Desa Kepayang Kec. Anjongan Kab. Mempawah

                                             sumber :Foto Pemdes Kepayang

 Di sebuah sudut tenang di RT 014/ Dusun Kepayang Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, terletak sebuah situs yang menjadi saksi bisu awal mula peradaban masyarakat setempat. Makam Ne' Anjo bukan sekadar sebuah pusara, melainkan simbol sejarah dan garis keturunan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini bagi warga Desa Kepayang.  menurut cerita turun temurun dari sesepuh desa kepayang makam ini merupakan kediaman terakhir dari Ne' Anjo, sosok yang dihormati sebagai cikal bakal atau tokoh perintis yang pertama kali membuka pemukiman di wilayah ini. Nama "Anjongan" sendiri memiliki keterikatan historis yang kuat dengan sosok beliau, menjadikannya figur sentral dalam identitas geografis dan kultural masyarakat Mempawah khususnya Desa Kepayang.

Kesederhanaan yang Penuh Makna Situs makam ini dijaga dengan penuh hormat dalam sebuah struktur bangunan pelindung yang rapi. Di dalam area makam, nampak benda-benda simbolis seperti tempayan atau guci kecil yang dalam tradisi lokal melambangkan penghormatan serta wadah spiritual bagi arwah leluhur. Keberadaan potongan kayu ulin yang tetap kokoh di atas pusara menunjukkan bahwa nilai-nilai keberanian dan kearifan yang diwariskan Ne' Anjo tidak akan lekang oleh waktu.

Bagi Bapak Marsianus dan seluruh masyarakat Desa Kepayang, keberadaan makam ini memiliki beberapa fungsi penting:

  • Sebagai Titik Temu Spiritual: Menjadi tempat pelaksanaan ritual adat atau doa bersama saat momen-momen penting desa sebagai bentuk syukur.

  • Legitimasi Sejarah: Menjadi bukti autentik bahwa Desa Kepayang memiliki akar sejarah yang kuat dan terstruktur.

  • Pesan bagi Generasi Muda: Situs ini berdiri sebagai pengingat agar generasi mendatang tetap memegang teguh adat istiadat dan menghargai perjuangan para leluhur dalam membangun desa.

Langkah Pelestarian Pemerintah Desa Kepayang, di bawah kepemimpinan Bapak Marsianus, terus berkomitmen untuk merawat dan melestarikan Makam Ne' Anjo sebagai warisan budaya. Upaya ini dilakukan agar situs bersejarah ini tetap terjaga keasliannya dan terus menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat dalam menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat.

Makam Ne' Anjo adalah jantung sejarah Desa Kepayang. Melalui pelestarian situs ini, masyarakat tidak hanya merawat sebuah makam, tetapi juga menjaga api semangat kemandirian dan persatuan yang telah diletakkan oleh Ne' Anjo berabad-abad silam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Leluhur di Tanah Kepayang: Meniti Sejarah Pantak Ne' Anjo